Wednesday, August 7, 2019

Buku yang Menginspirasi



Buku yang Menginspirasi


Cover buku Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin
Buku yang terakhir saya baca sebenarnya banyak sekali di tahun ini, tetapi yang baru selesai dibaca adalah buku karya Tere Liye yang berjudul “Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin. Tere Liye adalah penulis favorit saya karena setiap buku yang ia tulis selalu laris di pasaran. Selain berkualitas, buku karyanya juga selalu berhasil menggugah perasan setiap pembacanya.

Buku ini ditulis dengan alur maju  mundur mengisahkan kehidupan masa lalu seorang gadis bernama Tani yang hidup bersama ibu dan adiknya. Tania telah ditinggal oleh ayahnya sejak umur 8 tahun dan adiknya Dede yang masih berumur 3 tahun. Kehidupan keluarga Tania semakin sulit, mereka tidak sanggup untuk membayar uang kontrakan rumah dan juga biaya sekolah. Tania dan keluarganya pun tinggal di rumah kardus . Mereka  harus mengamen dari bis satu ke bis yang lain demi mencari uang untuk makan dan bertahan hidup. 

Suatu hari ketika sedang mengamen, Tania bertemu dengan sosok malaikat  yang kedepannya  akan membuat kehidupannya lebih baik tanpa meminta balasan apa pun. Seiring berjalannya waktu, Tania mulai merasakan perasaan yang berbeda bahkan usianya masih belia. Ibunya pun pernah berpesan misterius bahwa Tania tidak boleh bersedih dan sadar bahwa laki-laki itu hanyalah malaikat penolong keluarga.

Semakin hari perasaan itu semakin kuat. Namun, Tania sadar jika ia tidak boleh membiarkan perasaannya semakin bertumbuh. Karena Tania tahu jika malaikatnya hanya menganggap Tania sebagai seorang  adik tak lebih persis seperti yang ibunya pernah katakan. Rasa cemburu terus saja menggerogoti hati Tania hingga di hari pernikahan sang malaikat. Tania baru tahu jika sang malaikat juga memiliki perasaan yang sama namun sudah terlambat karena sang malaikat sudah bersama wanita lain. Kisah Tania memang pelik, tak hanya soal kehidupan tapi juga percintaan sehingga Tania sadar bahwa daun yang jatuh tak pernah membenci angin.  Ikhlas adalah kuncinya dan Tanian tak ingin lagi pulang ke Indonesia. 



Itulah rangkuman dari novel yang pernah saya baca. Novel ini memberikan pengetahuan kepada kita bahawa semua keinginan kita tidak bisa semuanya tercapai, kita harus mampu menjalani kehidupan dengan ikhlas dan selalu berusaha. Hal terpenting lagi bahwa kita harus bisa terbuka dan jujur dengan semua yang kita rasakan karena penyelasan sangat tidak berguna. Alur ceritanya mudah dipahami walaupun banyak kosa kata yang tergolong tinggi, namun masih tetap bisa saya nikmati. Ini adalah buku yang sangat menmotivasi dan mengisnpirasi untuk saya sebagai penulis pemula. Kalian semua harus membaca buku ini ya 😊.

Tuesday, August 6, 2019

Teh Hijau dan Musik

Teh Hijau dan Musik
Teh hijau (source : google)

Well guysss, Hidup Mahasiswa!
Loh, kok hidup mahasiswa? hahah
Berhubung statusnya masih mahasiswa jadinya ya pengen menggaungkan kepada dunia bahwa saya adalah mahasiswa. Mahasiswa identik dengan tugas yang banyak, so pasti sering begadang dan memiliki aksesoris mata panda haha. Nah, kali ini saya tidak akan membahas bagaimana cara menngurangi begadang dan menghilangkan mata panda, tetapi saya akan membahas tentang tips dan trik supaya kuat begadang.
Loh loh loh ya hahha
Karena mau atau tidak, suka tidak suka, kita harus begadang untuk menyelesaikan tugas demi mengejar toga haha.
(source : google)
Saya sebenarnya tidak biasa begadang dan tidak ingin begadang. Tetapi karena saya terjun ke dunia kesehatan mau tidak mau harus melatih diri begadang ketika dinas malam di rumah sakit dan di klinik bidan. Belum lagi laporan yang menumpuk harus segera diselesaikan dan semuanya menggunakan tulisan tangan 😟. Untungnya saya menemukan teman terbaik saat begadang yaitu teh hijau dan musik. Sebelum memulai ritual begadang saya terlebih dahulu menyeduh teh hijau atau jika sedang dinas malam maka saya akan membawa termos mini berisi teh hijau. 
Musik dan headset (source : google)
Selain itu saya juga membawa headset ke mana-mana. Jadi, ketika telah lewat tengah malam tapi harus terus terjaga, maka saya mendengarkan musik menggunakan headset sambil melanjutkan pembuatan laporan serta siap siaga jika diminta bantuan oleh keluarga pasien hehe.

Mengkonsumsi teh hijau sebenarnya adalah obsesi karena saya memang menyukai semua hal yang berwarna hijau. Untungnya obsesi saya tidak sia-sia karena teh hijau memiliki banyak manfaat untuk kesehatan yaitu mencegah adanya gangguan jantung, mencegah terserang diabetes, mengurangi resiko tubuh  terkena kanker, menghilangkan bau mulut tak sedap, dan baik untuk kulit.
Lalu kenapa saya lebih memilih meminum teh hijau daripada kopi?

Jelas karena saya suka warna hijau terus ya karena teh hijau mengandung lebih sedikit kefaein daripada kopi sehingga tidak menimbulkan efek shock pada saraf pusat tubuh serta tidak menimbulkan kenaikan asam lambung. Teh jenis ini mengandung kafein sebanyak 70 mg. Jadi, daripada ngopi lebih baik ngeteh aja nih! heheh

Begadang boleh, tapi harus tetap cantik dan bugar disetiap paginya 😁

Monday, August 5, 2019

Tiga Kuliner Kaki Lima Favorit di Kota Bengkulu

Tiga Kuliner Kaki Lima Favorit di Kota Bengkulu

Kota Bengkulu Dilihat dari Udara (source : google)
Kuliner kaki lima atau sekarang orang-orang lebih senang menyebutnya dengan "street food" mau tidak mau memang menjadi juara di lidah penduduk Indonesia. semua kalangan pasti menyukai makanan kaki lima terlepas dari embel-embel higienis atau tidak, tapi kalau memang lidah dan perut yang meminta kita bisa apa?

Berikut akan saya suguhkan rekomendasi tempat untuk menikmati jajanan kaki lima yang nikmat dan lezat :

😀Seblak View Tower
 
Seblak komplit (Source : google)
Kurang lengkap rasanya jika berkunjung ke View Tower, tetapi tidak menikmati seblak yang ada di kota Bengkulu. Tempat ini adalah surganya seblak karena ketika kamu menginjakkan kaki ke View Tower maka kamu akan melihat barisan penjual seblak berjejar rapi. Mereka membuat lapak semenarik mungkin sehingga memiliki ciri khas satu sama lain. Cita rasa seblak di sini memang cukup berbeda dengan daerah asal seblak ini, yaitu daerah Jawa Barat. Seblak di sini cita rasanya sudah disesuaikan dengan lidah masyarakat Bengkulu yaitu tanpa daun jeruk dan kencur hehe. Saya sendiri terkadang lebih suka memakan isian seblaknya seperti sosis, bakso, ceker, dll daripada kerupuknya sendiri . Kamu bisa memilih seblak sesuai lidahmu karena ada warung yang menyajikan seblak dengan bumbu basah ada pula dengan bumbu kering. Satu porsinya dimulai dari harga Rp.10.000. Kuahnya sudah pasti segar dan pedas dong. Eits, tapi kamu jangan takut kehausan dan kepedasan karena di sini juga banyak penjual jus segar hehe. Nah, favorit saya adalah seblak Neng, kalau kamu seblak yang mana hayo?

😀Es Pisang Ijo Masjid At-Taqwa
 
Es pisang ijo original (source : google)
Ada yang tau es pisang ijo? Sudah pernah mencicipinya atau belum sama sekali? heheh.
Es pisang ijo itu bukanlah pisang yang berwarna hijau, tetapi pisang yang dilapisi kulit tepung berwarna hijau kemudian di kukus lalu dipotong-potong dan dimasukkan ke dalam mangkuk bersamaan dengan es batu, sirup koko pandan, susu kental manis, sumsum, dan gula cair. Duhh seger banget kan. Pilihan topping-nya juga lengkap loh ada keju, durian, coklat, alpukat, dll. Harganya pun murce ceww yang original cuma Rp.10.000 aja. Di tempat  ini tidak hanya menjual es pisang ijo saja, tetapi juga ada penjual makanan yang lain seperti piscok, sate padang, es cappucino cincau, dan somay mandiri. Pokoknya serba ada deh di sini, dijamin kenyang!
 
 
😀Bakso Bakar depan Dehasen
 
Bakso bakar (source : google)
Kalau View Tower jadi surganya seblak, nah depan kampus Dehasan ini menjadi surganya bakso bakar. Jika kamu sudah memasuki wilayah depan Dehasan maka jangan kaget kalau kamu melihat banyak asap mengepul dengan aroma yang lezat hehe. Yups, itu adalah asap dari kipasan bakso bakar. Satu tusuknya dimulai dari harga Rp.1000. Tidak cuma ada bakso bakar saja, tapi juga hati, ceker, sayap, usus, dan tahu. Kamu bisa memilih apa pun yang kamu suka dan jangan lupa dihabiskan ya :D.

Sunday, August 4, 2019

Tiga Cara Sederhana untuk Mencegah Banjir

Tiga Cara Sederhana untuk Mencegah Banjir

Banjir Bengkulu Renggut 10 Nyawa
Banjir bandang di Kota Bengkulu. (Source : ANTARA)

Pada akhir April 2019 provinsi Bengkulu tertimpa bencana banjir yang cukup banyak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Banyak simpatisan dan sukarelawan datang ke Bengkulu untuk menyumbangan harta dan tenaga kepada para korban banjir ini. Banjir ini disebabkan karena hujan deras yang mengguyur Bengkulu selama dua hari dari tanggal 24-26 April. Banjir ini menyebabkan kerusakan berbagai infrasruktur disertai dengan tanah longsor sehingga memutus jalur transportasi.

Nah teman, cukuplah sudah kiranya kita mengulik masa lalu. Sekarang saya ingin menanyakan kira-kira hal apa saja yang bisa kita lakukan agar bencana banjir bandang ini tidak terulang lagi di Bengkulu?

Berikut sudah saya rangkum tiga poin sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengatasi banjir Bengkulu. Yuk disimak :)

1. Tidak membuang sampah sembarangan
Perilaku membuang sampah sembarangan (Source :google)
Sampah cukup menjadi penyebab primadona saati banjir terjadi. Sampah, terutama sampah plastik yang dibuang sembarangan akan sangat berbahaya jika hujan deras tiba karena dapat mengurangi daerah resapan air. Sampah plastik bersifat tidak menyerap air dan susah terurai sehingga dapat menyumbat saluran air. Ketika saluran air tersumbat saat hujan deras maka dapat memicu terjadinya banjir. Oleh karena itu betapa pentingnya kesadaran untuk membuang sampah sendiri dan memungut sampah yang kita temukan di jalanan. Memungut sampah sukarela bukanlah pekerjaan yang hina, malah bisa menyelamatkan banyak nyawa.

2. Mengeruk parit atau tempat pembuangan air yang mulai dangkal
Parit yang dangkal juga bisa memicu terjadinya banjir karena mengurangi volum tempat aliran air. semaki dangkal parit maka air yang mengalir akan semakin lambat. oleh karena itu perlu dilakukan pengerukan siring atau parit secara berkala untuk menghindari endapan yang dapat mempengaruhi volum aliran air di parit atau siring.

3. Memperbanyak daerah resapan air

Image result for biopori
Biopori dan penjelasannya
Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa daerah resapan air seperti hutan, sawah, lapangan berumput, kebun dll sudah mulai berkurang karena sudah dialih fungsikan  menjadi lahan perumahan. Hal ini menyebabkan tanah terbuka menjadi berkurang sehingga saat hujan tiba air hujan lambat terserap kembali ke tanah. Hal yang bisa kita lakukan yaitu tidak menyemen semua halaman rumah, sisakan sedikit lahan terbuka agar tanah bisa bernafas. Hal lain yang bisa dilakukan yaitu membuat biopori di pekarangan. Biopori adalah lubang-lubang dalam yang kurang lebih berdiameter 10 cm yang berfungsi untuk memperluas daerah penyerapan air.

Nah, cara di atas cukuop sederhana bukan? Jadi ayo, mulai sekarang kita harus selalu menjaga alam dengan cara merawatnya dengan baik agar alam turut menjaga kita :)

Saturday, August 3, 2019

Tiga Tempat Wisata Kekinian di Bengkulu

Tiga Tempat Wisata Kekinian di Bengkulu

Bukit Jipang

1.       Bukit Jipang
Bukit jipang terletak di curup, rejang lebong. Jipang menurut penduduk setempat artinya adalah labu, jadi bisa disimpulkan bahwa bukit jipang adalah bukit labu karena banyak penduduk yang menanam labu di sana.  Kamu tidak usah khawatir tersesat karena ada google maps hehe dan juga ada palang namanya yang mudah terlihat dari pinggir jalan. Kamu tidak perlu merogoh kocek yang besar, dimulai dari 10.000 sampai 25.000 an saja sudah bisa menikmati pemandaangan bukit jipang, untuk menginap dan mengecamp kamu cukup dengan 35.000 saja, untuk parkir motor 5.000 dan mobil cuma 10.000. tempat ini sangat cocok untuk tempat refreshing dan bersantai karena juga disediakan spot-spot foto kekinian terlebih lagi kamu bisa memandangi keindahan curup dari atas bukit.

2.       Debadas

Debadas City
Pantai Debadas berada di Selipi kecamatan kota manna kabupaten bengkulu selatan tengah menjadi destinasi wisata baru bagi warga di dalam dan di luar kota. Debadas ini adalah berupa tebing curam dipinggir pantai yang sudah diberi palang-palang kayu. Selain menikmati pemandangan pantai kamu juga bisa berburu kuliner di sini. Di sini disedikan kursi dan pondok-pondok khas Bali. Lampu tumbler warna-warni juga turut memperindah tempat ini dan kamu bisa turut menyumbangan suara untuk menghibur pengunjung di sini. Tempat ini sangat cocok untuk jalan-jalan bersama keluarga.

3.      Taman Bunga dan Buah Anugerah

Berpose manis di Taman Anugerah
Taman yang berada di Jalan Citandui Kelurahan Lingkar Barat, Kota Bengkulu ini, sangat cocok dikunjungi bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Taman yang memiliki luas 2 hektar ini sudah dikunjungi ribuan wisatawan. Banyak hal yang menarik disajikan di sini berupa hamparan bunga, air terjun, permainan anak, dan peristirahatan bagi keluarga. Taman ini dibangun selain bertujuan untuk  mendukung Wonderfull Bengkulu 2020 juga karena ingin mengahdirkan taman yang memang belum ada di pusat kota Bengkulu. Saat ini taman tersebut masih dalam tahap pengembangan yang nantinya akan disediakan lokasi outbond seperti flying fox, pemancingan keluarga, kolam renang, waterboom, hingga taman berbagai jenis buah-buahan.

Beauty Blogger Goes to Alea Salon & Spa

Beauty Blogger Goes to Alea Salon & Spa Beauty Blogger bersama founder Alea     Geng ciwi-ciwi Blogger Bengkulu mendapatkan k...